January 8th, 2011

orang itu

aku masih disini, masih mencoba dan terus mencoba untuk meluruskan benang itu.

sampai akhirnya aku menemukan seseorang, dia membantuku tanpa aku memintanya, dia hanya tersenyum dan terus membantuku.

aku senang, akhirnya aku menemukan seseorang untuk membantu meluruskan benang itu, tapi tunggu ini benang kami —aku&org yang sedang bersantai diruangan itu—

lalu aku melihat keseberang jalan sana, oh dia masih disana, dia masih bersantai disana. aku sedih, tapi apa yang bisa kulakukan? aku terus meluruskan benang tersebut, dengan orang baru itu.

lambat laun aku merasa nyaman bersama orang itu, nyaman meluruskan benang bersamanya, tapi apa yang terjadi…

dia berlari dari ruangan itu, berlari menghampiriku dan menariku kembali ntah kemana, yang ada hanya aku dan dia, lalu orang baru itu hanya bisa terdiam dan menunggu.

aku masih di tempat yang aku gatau tempat apa itu, bersama dia. sesekali aku menoleh ke arah benang itu, dia masih menunggu, sampai beberapa hari kami tak juga kembali ke benang tersebut, aku kembali menoleh, dan ternyata orang itu, orang yang sangat membuatku nyaman dengan keadaan kemarin -sendiri- hilang!!!!!

sepertinya dia menyadari kalau orang itu telah pergi, dia menariku ke dalam benang itu, dan kami meluruskan benang itu bersama lagi, namun kali ini aku ga bersemangat, karna hati kecil ku masih terus mencari, mencari seseorang, ya! mencari orang yang membuatku sangat nyaman

January 4th, 2011

Benang

Dan dia menarikku kembali, menarik dan membawa ku kedalam sebuah benang, benang yang sudah kusut!

tapi tenang, kami —aku dan dia— akan membenarkan benang tersebut supaya bisa kembali lurus, awalnya aku ragu, benang ini terlalu kusut tidak mungkin bisa dibenarkan, tapi dia terus memaksa dan meyakinkan bahwa “yakinlah benang ini dapat kembali seperti semula”

hingga akhirnya akupun meng-iya-kan ajakan dia untuk bersama-sama meluruskan benang yang sudah kusut, awalnya kami sangat semangat dan selalu bekerja sama, hingga aku yakin bahwa “gak lama lagi benang ini kembali lurus” mungkin diapun memikirkan hal yang sama, melihat dari kekompakan dan semangat kami, yakinlah benang ini sebentar lagi dapat kembali lurus, kembali rapi, kembali seperti semula.

sampai suatu hari, ntah karna apa ada yang menarik dia kedalam suatu ruangan, ruangan yang hangat, penuh canda tawa, ah ruangan yang sangat indah. tetapi dia terus membantuku membenarkam benang itu, hanya beberapa hari….. karna diruangan itu dia bisa santai, akhirnya dia memilih untuk berdiam diruangan tersebut, bersantai, sambil sesekali melihat kearahku, apakah aku masih terus berjuang membenarkan benang tersebut

ya! aku masih disini, aku masih berusaha untuk membuat benang ini seperti semula, benang yang indah dengan warna yang cerah. aku masih disini dan membenarkan benang ini, sendiri.

aku lelah, aku lelah meluruskan benangkan ini sendiri, sedangkan dia? sampai saat ini dia masih bersantai didalam ruangan tersebut. dan mungkin dia sudah lupa bahwa aku masih meunggunya untuk bersama-sama meluruskan benang itu.